Widget HTML Atas

Soal dan Jawaban Ayo Kita Berlatih 10.3 Hubungan Peluang Empirik dan Peluang Teoretik

Soal dan Jawaban Ayo Kita Berlatih 10.3 Hubungan Peluang Empirik dan Peluang Teoretik ~ m4thguru.info , sobat m4thguru yang budiman berikut ini admin postingkan lagi jawaban soal matematika kelas 8 tentang peluang, untuk kali ini saya postingkan pembahasan soal untuk ayo kita berlatih 10.3, soal berda di halaman 298 - 300 buku paket matematika kelas kurikulum 2013 (kurtilas ). berikut secara lengkap soal dan jawaban ayo kita berlatih 10.3.
Soal dan Jawaban Ayo Kita Berlatih 10.3 Hubungan Peluang Empirik dan Peluang Teoretik

Soal dan jawaban Ayo Kita berlatih 10.3 Matematika Kelas 8

1. Pada percobaan penggelindingan dadu sebanyak 100 kali, mata dadu “3” muncul sebanyak 30 kali. Berapakah peluang empiriknya?
Pembahasan:
p(A) = 30 / 100 
= 3/10
2. Berapakah perkiraanmu akan muncul mata dadu “3”, saat dilakukan percobaan penggelindingan sebuah dadu sebanyak 100 kali?
Pembahasan:
peluang muncul mata dadu 3 
 P(A) = 1/6
fh = n x P(A) 
    = 100 x 1/6
    = 50/3 kali
3. Pada percobaan pelemparan dua koin uang logam sebanyak 100 kali, muncul pasangan mata koin sama sebanyak 45 kali. Berapakah peluang empirik muncul selain itu?
Pembahasan:
p(A) = 45/100 = 9/20 

selain muncul nya sepasang mata koin sama = 
(100-45)/100 
= 55/100 
= 11/20
4. Suatu percobaan menggunakan spin yang terbagi tiga sama berdasarkan juringnya, masing-masing juring berwana merah, kuning, dan hijau. Percobaan dilakukan sebanyak 35 kali. Bagian yang berwarna kuning tertunjuk oleh panah sebanyak sebanyak 10 kali. Tentukan peluang empirik panah menunjuk ke bagian berwarna merah.

Pembahasan:
Merah +Hijau = 35-10 = 25
Merah = 25/2
P(merah) = 25/2 x 1/35 = 5/14
5. Suatu ketika Riko melakukan percobaan penggelindingan suatu dadu sebanyak sekian kali. Karena suatu keteledoran data yang ditulis tertutup oleh tumpahan tinta, seperti pada gambar berikut.
Perkirakan bilangan yang tertutup oleh tinta. Jelaskan alasan perkiraan mu
Pembahasan:
Anggap 36 adalah frekuensi terbesar dan 31 frekuensi terkecil

36 + 31 = 67
67 / 2 = 33,5

kita punya nilai tengah 33,5

32 + 33 + 35 + x / 4 = 33,5
100 + x / 4 = 33,5
100 + x = 134
x = 134 - 100
x = 34

Jadi kemungkinan bilangan yang tertutup itu 34
6. Suatu ketika Tohir melakukan percobaan penggelindingan dadu khusus (banyak sisinya belum tentu enam) sebanyak 1.000 kali. Dia hanya mencatat kejadian munculnya mata dadu 1 pada setiap penggelindingan. Beberapa hasilnya disajikan seperti berikut.
a. Menurutmu, berapakah banyak sisi dadu khusus tersebut? Jelaskan.
b. Perkirakan, berapa banyak kali mata dadu 1 muncul pada penggelindingan ke-1.000?
c. Perkirakan, berapa banyak kali Tohir menggelindingkan hingga mencatat kemunculan mata dadu 1 sebanyak 30 kali? Jelaskan.
Pembahasan:
12/15=4/5

a. 5 mata dadu, karena dari 15 percobaan hanya muncul 12 kali

b. 4/5 * 1000 = 800 kali

c. 4/5 x jumlah percobaan = 30

jumlah percobaan = 30*5 / 4= 38 x
7. Nunik melakukan percobaan pemutaran spinner dengan 4 warna yang tidak sama luas. Setelah melakukan percobaan sebanyak 25 kali didapatkan hasil sebagai berikut.
a. Perkirakan bagaimana spinner yang digunakan percobaan oleh Nunik.
b. Jika Nunik melakukan percobaan sebanyak 100 kali, kira-kira berapakali jarum spinner menunjuk ke warna putih? Jelaskan.
Pembahasan:
Diketahui:
Terdapat warna merah, kuning, hitam dan putih. Dan setelah diputar sebanyak 25 kali, 
Merah muncul 5 kali
Kuning muncul 10 kali
Hitam muncul 7 kali
Putih muncul 3 kali

Ditanya:
a. Bagaimana spinner yang digunakan
b. Untuk 100 kali putaran, berapa kali putih muncul

Jawab:
a. Potensial terdapat perbedaan jumlah warna di spinner tersebut, selain jumlah, bisa jadi ada perbedaan ukuran dari masing-masing warna pada spinner tersebut. 
Ukuran merah = 5/25 = 1/5
Ukuran kuning = 10/25 = 2/5
Ukuran hitam = 7/25
Ukuran putih = 3/25

b. Untuk 100 kali putaran, bisa dikali 4 dari fakta 25 kali putaran sebelumnya.

Maka 3 kali muncul warna putih x 4 = 12 kali
8. Buatlah suatu soal tentang eksperimen dua dadu yang jawabannya adalah peluang kejadian A = 1/2
Pembahasan:
Dalam sebuah pelemparan dua buah dadu, peluang munculnya angka berjumlah ganjil ialah?

jawaban
n(A)= 18
karna 2 buah dadu jadi : n(S) = 36

P(A) = 18/36 = ½

jadi jawabanya ½
9. Buatlah suatu soal tentang eksperimen dua dadu yang jawabannya adalah frekuensi harapan kejadian A adalah 1.
Pembahasan:
Kejadian FH pada peluang kejadia A harus 1
contoh 
peluang kejadia mata dadu sama jika di lepar 2 dadu bersamaan 
a = { (1,1) (2,2) (3,3) (4,4) (5,5) (6,6) }
n(a) = 6 
p(a) = 6/36
        = 1/6 
karna fh harus 1 maka
Fh = p(a) x n 
  1 = 1/6 x n 1 : 1/6 = n 
1 x 6 = n 
   6    = n 
jika di buat soal bentu soalnya seperti ini
jawab 
andi mencoba melempar 2 buah dadu sebanyak 6 kali, frekuensi harapan munculnya mata dadu sama adalah ?
10. Andaikan kalian adalah manager TIMNAS INDONESIA U-19. Suatu ketika TIMNAS bertanding di Final piala ASIA melawan MALAYSIA. Suatu ketika saat pertandingan sedang berjalan, pada menit ke-89 TIMNAS mendapatkan hadiah PENALTI. Skor sementara adalah 2 – 2. Pemain yang siap menendang adalah EVAN DIMAS, ILHAM, MALDINI, dan MUCHLIS. Seandainya kamu disuruh untuk menentukan penendang penalti tersebut, siapakah yang akan kalian tunjuk agar TIMNAS meraih kemenangan? Berikut catatan tendangan penalti keempat pemain tersebut.

Pembahsan:
 salah satu penyelesaiannya kita memggunakan perbandingan dari peluang empirik kemenangan masing-masing pemain
Pevan dimas = 16/20 = 0,8
PIlham = 14/18 = 0,77
Pmaldini = 12/17 = 0,71
Pmuclis = 11/15 = 0,73
dari peluang emmpiriktersebut sudah jelas kita akan memilih evan dimas karena peluang divas untuk memasukan bola lebih besar dibandingkan lainnya

11. Suatu kantong berisi 2 kelereng merah, 3 kelereng putih, dan 5 kelereng biru. Kemudian diambil sebuah kelereng dari kantong itu.
a. Tentukan peluang terambil kelereng merah.
b. Tentukan peluang terambil kelereng putih.
c. Tentukan peluang terambil kelereng bukan biru (biru komplemen).
Pembahasan:
a. p(m)=n(m)/n(s)
karena pengambilannua satu kelereng maka:
n(m)=2 buah
n(s)= n(m)+n(p)+n(b)
=10
p(m)= 2/10
= 1/5

b. p(p)=n(p)/n(s)
= 3/10

c. p(b) complemen =n(b)c/n(s)
n(s)-(n(m)+n(p))/n(s)
=5/10
=1/2
ereng merah, 3 kelereng putih, dan 5 kelereng biru. Kemudian diambil sebuah kelereng dari kantong itu.
a. Tentukan peluang terambil kelereng merah.
b. Tentukan peluang terambil kelereng putih.
c. Tentukan peluang terambil kelereng bukan biru (biru komplemen).
Pembahasan: 
a. p(m)=n(m)/n(s)
karena pengambilannua satu kelereng maka:
n(m)=2 buah
n(s)= n(m)+n(p)+n(b)
=10
p(m)= 2/10
= 1/5
b. p(p)=n(p)/n(s)
= 3/10
c. p(b) complemen =n(b)c/n(s)
n(s)-(n(m)+n(p))/n(s)
=5/10
=1/2

 Demikianlah Soal dan Jawaban Ayo Kita Berlatih 10.3 Hubungan Peluang Empirik dan Peluang Teoretik, semoga bermanfaat